JAPBUSI Resmi Memulai Agenda Riset tentang Kondisi Kerja di Sektor Kelapa Sawit
Dibuat Oleh JAPBUSI • 30 Oct 2026
Jakarta - Kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan strategis dan unggulan (komoditas andalan/primadona) di Indonesia yang menghasilkan minyak nabati berupa Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel Oil (PKO), Namun demikian, pekerja di sektor ini masih perlu banyak diperhatikan, terutama tentang kondisi kerja serta kesejahteraan pekerjanya, terutama bagi mereka yang bekerja di perkebunan.
Oleh karena itu, pentingnya kolektifitas data dan analisa yang akurat tentang lingkungan kerja di sektor ini. Jejaring Serikat Pekerja Buruh Sektor Kelapa Sawit Indonesia (JAPBUSI) menggelar rapat dengan konsultannya yakni Sosial Drive sekaligus memulai projeck riset tentang kondisi kerja di sektor kelapa sawit. Rapat diadakan di Jakarta pada, Jum'at (30/10/2026).
Dalam sambutannya, Jonatan Gerhard Harefa mewakili International Labour Organization (ILO) untuk proyek RealGains menekankan dukungan ILO untuk pekerja sektor kelapa sawit mellaui JAPBUSI untuk memperkuat analisa berbasis data.
"Bahwa riset ini, semoga dapat dipergunakan Japbusi dengan sebaik mungkin, selain sebagai bahan advokasi, nantinya dari hasil riset ini juga dapat memberikan dampak untuk pekerja dan stakeholder indonesia agar lebih baik." kata Gerry panggilan akrabnya.
Sementara itu, Nursanna Marpaung selaku sekretaris Eksekutif JAPBUSI mengatakan bahwa riset akan segera dilaksanakan selama dalam dua bulan kedepan, harapannya apa yang menjadi temuan temuan nantinya bisa dipergunakan untuk bahan advokasi kebijakan diseluruh tingkatan.
"Seperti apa yang sudah dicita-sitakan JAPBUSi dalam mendorong upah sektoral kelapa sawit, lalu tentang perbaikan regulasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), perlindungan pekerja perempuan dan memastikan perdagangan yang bebas dari diskriminasi dan pekerja anak." jelas Nursanna.
Dalam rapat kali ini dihadiri oleh para Ketua Umum Federasi anggota Japbusi dan koordinator, hadir juga sebagai konsultan Sosial Drive, Amalia dan tim. Rapat dilanjutkan dnegan diskusi mengenai pembahsan teknis riset yang dipandu oleh Amalia.